Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan program bantuan pangan berupa beras bagi masyarakat kurang mampu akan tetap berjalan hingga Desember 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan.
Bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat dalam kelompok desil 1 hingga 4, yakni kelompok masyarakat dengan kemampuan ekonomi terbatas dan tidak mampu membeli beras secara mandiri.
"Saudara-saudara kita yang tidak mampu beli alias desil 1, 2, 3, dan 4. Nggak bisa beli beras, pemerintah kasih namanya bantuan pangan. Nah, tugasnya Menko sama Pak Dirut Bulog, sama Menteri Pertanian, Menteri Keuangan rapat. Kita putuskan bantuan pangan ini dulu bulan Juni 1 juta untuk 33,2 juta rakyat kita yang tidak bisa beli beras," kata Zulhas usai menyalurkan bantuan pangan di KDMP Desa Pisang, Lampung Selatan, Lampung, dilansir detikNews, Jumat (11/9/2026).
Bantuan Diperpanjang hingga Akhir Tahun
Zulhas menjelaskan, bantuan pangan beras tersebut semula direncanakan berakhir pada September 2026. Namun, pemerintah memutuskan memperpanjang penyalurannya hingga Desember karena periode Oktober hingga Desember diperkirakan menjadi masa paceklik bagi masyarakat.
"September ini habis, padahal bulan Oktober, November, Desember lagi paceklik," jelasnya.
Untuk memastikan program bantuan tetap berjalan, pemerintah juga menyiapkan tambahan pasokan beras sebanyak 1 juta ton. Penambahan stok tersebut diharapkan dapat mendukung penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat hingga penghujung tahun 2026.
Simak Video "Video: Zulhas Pastikan Impor 1.000 Ton Beras dari AS Hanya untuk Beras Khusus"
(nkm/nkm)