Lebih dari 1.000 orang mengubur celana dalam di tanah. Eksperiman ini dilakukan di Swiss dengan melibatkan citizen scientist dari 25 negara.
Dikutip detikInet, aksi ini bukan dilakukan karena melakukan ritual mistis atau sekadar iseng. Hal ini dilakukan untuk kepentingan sains.
Eksperimen unik ini dilakukan di Swiss dengan melibatkan citizen scientist dari 25 negara. Para peserta mengubur lebih dari 2.000 celana dalam berbahan katun dan sekitar 12.000 kantong teh di sekitar 1.000 lokasi.
Tujuannya adalah mengetahui seberapa aktif kehidupan mikroorganisme di dalam tanah. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan di jurnal Plants, People, Planet.
Cara kerjanya terbilang sederhana. Peserta mengubur celana dalam katun ke tanah, kemudian menggalinya kembali setelah satu dan dua bulan.
Celana dalam yang sudah diangkat kemudian dikeringkan, difoto, dan dianalisis peneliti untuk mengetahui berapa banyak kain yang telah terurai.
Simak Video "Video: Momen Pedro Acosta-Alex Marquez Crash di Sprint Race MotoGP Jepang"
(astj/astj)