Pendaftaran STMKG 2026: Jadwal, Syarat Masuk, dan Cara Daftar

Felicia Gisela Br Sihite - detikSumut
Sabtu, 22 Agu 2026 13:05 WIB
Foto: Ilustrasi. (dok. SSCASN Sekolah Kedinasan)
Jakarta -

Seleksi Penerimaan Taruna/Taruni Baru (PTB) Tahun Akademik 2026/2027 di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berlangsung. Kuota penerimaan tahun ini sebanyak 130 taruna.

Kebutuhan atau formasi yang akan diterima tersebut untuk Jenjang Sarjana Terapan (D-4). Melihat situs resmi PTB STMKG, berikut detikSumut sajikan jadwal, syarat masuk, dan cara daftar Pendaftaran STMKG 2026.

Pendaftaran STMKG 2026

Jadwal Pendaftaran STMKG 2026

  • Masa Pendaftaran dan Pembayaran Seleksi Administrasi PTB STMKG TA 2026/2027: 18 Agustus-30 Agustus 2026.
  • Seleksi Administrasi: 18 Agustus-1 September 2026.
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 2-3 September 2026.
  • Masa Sanggah: 4-5 September 2026.
  • Jawab Sanggah: 4-6 September 2026.
  • Pengumuman Pasca Sanggah: 7-8 September 2026.
  • Masa Pembayaran PNBP CAT: 11-15 September 2026.
  • Pengumuman Jadwal SKD: 18-21 September 2026.
  • Tes SKD: 22 September-7 Oktober 2026.
  • Pengumuman Hasil SKD: 1-13 Oktober 2026.
  • Masa Pembayaran PNBP CAT SKB: 14-18 Oktober 2026.
  • Pengumuman Jadwal SKB: 22-24 Oktober 2026.
  • Tes Lanjutan (SKB): 25-26 Oktober 2026.
  • Pengumuman Hasil SKB: 27-30 Oktober 2026.
  • Pemeriksaan Kesehatan: 2-4 November 2026.
  • Tes Kebugaran dan Wawancara: 5-6 November 2026.
  • Pengumuman Finasl PTB STMKG 2026: 18-19 November 2026.
  • Daftar Ulang Taruna Baru: 23-27 November 2026.
  • Awal Perkuliahan TA 2026/2027: 30 November 2026.
  • PKKTB (Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru): 30 November-11 Desember 2026

Syarat Masuk STMKG 2026

Syarat Umum:

  • Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia.
  • Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan lensa sferis maksimal minus (-) 4 D, dan lensa silindris maksimal minus (-) 2 D dan bersedia untuk melakukan pengobatan LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) dengan biaya sendiri apabila diterima/lulus seleksi.
  • Umur tidak kurang dari 15 tahun dan tidak lebih dari 23 tahun pada tanggal 1 November 2026.
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
  • Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes kesehatan.
  • Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
  • Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, dengan berat badan seimbang.
  • Bersedia bekerja di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Khusus untuk peserta afirmasi terdapat syarat tambahan yaitu memiliki akta kelahiran atau domisili sesuai identitas KTP/KK, telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Pertama (SMP)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Atas (SMA)/yang sederajat, mendapatkan rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP) bagi peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP).



Simak Video "Video: Jawaban Mendiktisaintek soal Ketimpangan Dana Kedinasan dan PTN"


(mjy/mjy)
Berita Terpopuler

Foto