Sekretaris Daerah Boyolali M Syawalludin mengatakan camat yang mengirimkan dua video porno ke mantan karyawannya telah selesai diperiksa. Berdasarkan hasil pemeriksaan, camat tersebut diberikan sanksi teguran dan peringatan.
"Sudah, mas. Prinsip sudah diberikan teguran dan peringatan, mas," katanya dikutip detikJateng, Rabu (8/7/2026).
A, mantan karyawan si camat, mengungkapkan pelecehan yang dialaminya terjadi pada 30 Maret 2026. Diketahui, sebelumnya dia bekerja di toko roti yang didanai oleh si camat.
Dikatakan A, usai memutuskan keluar dari pekerjaannya, tiba-tiba dia mendapat pesan dari mantan bosnya itu.
"Itu tiba-tiba beliau ngirimin video, 2 kali, siang-siang jam 11-an mau jam 12.00 WIB. Saya buka videonya itu to, ternyata video beliaunya sendiri, video porno," bebernya.
A berujar isi videonya sama, dan dikirimkan di pukul 11.58 WIB. Ia kaget begitu melihat video tersebut adalah rekaman mesum si camat.
"Saya merasa direndahin. Saya nunggu dia chat lagi kan. Kalau salah kirim, konfirmasi atau gimana. Lha itu enggak chat lagi sampai malam. Lha malamnya saya blokir nomornya," terangnya.
"Saya merasa dilecehkan banget. Dari umur kan juga beda jauh," sambung dia.
Ia mengaku trauma atas video tersebut, dan mengadukan si camat ke Bupati Boyolali April lalu.
Berdalih Salah Kirim
A melanjutkan, dia sempat dipertemukan dengan mantan bosnya itu untuk dimediasi setelah dipanggil oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boyolali.
"Ketemu sama beliau (terlapor) langsung, bilangnya salah kirim. Mau kirim ke istrinya," imbuh dia.
Simak Video "Video: Bejatnya Seorang Pendidik, Cabuli 13 Murid di Indramayu"
(astj/astj)