Sedikitnya delapan orang tewas akibat badai petir dan angin kencang yang terjadi di China tengah. Selain korban tewas, bencana yang terjadi juga mengakibatkan 275 orang terluka.
Dilansir detikNews, media siaran pemerintah CCTV melaporkan beberapa daerah di provinsi Hubei mengalami "cuaca konvektif parah" pada hari Senin (6/7).
"Badai petir dan angin kencang menerjang kota-kota termasuk Huangshi dan Huanggang, menewaskan delapan orang," imbuhnya, dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/7/2026).
Di beberapa daerah mengalami Tornado. Dilaporkan satu orang hilang.
Menurut laporan kantor berita pemerintah Xinhua, hingga Selasa pagi, sedikitnya 275 orang terluka akibat cuaca buruk yang terjadi di distrik Huangzhou, Huanggang. Namun tanpa memberikan rincian tentang tingkat keparahan di wilayah tersebut.
Sebanyak 408 warga telah dievakuasi oleh pihak berwenang ke daerah aman, tambah Xinhua.
"Upaya penyelamatan dan bantuan sedang berlangsung," kata Xinhua.
Para ilmuwan memperingatkan bahwa intensitas dan frekuensi kejadian cuaca ekstrem global akan meningkat, seiring dengan terus memanasnya suhu bumi akibat emisi bahan bakar fosil.
China adalah negara penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia. Namun, China juga merupakan kekuatan energi terbarukan global yang bertujuan untuk menjadikan ekonominya netral karbon pada tahun 2060.
Baca selengkapnya di sini
Simak Video "Video: 7 Orang Tewas dalam Kebakaran Lokasi Konstruksi di Moskow"
(mjy/mjy)