Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (SPCP IPDN) 2026 segera dibuka. Seleksi dilaksanakan dengan sistem gugur dan pemeringkatan berdasarkan pembobotan pada setiap tahapan.
Merujuk Keputusan Menteri dalam Negeri Nomor 800.1.2.2-920 tahun 2026 tentang Pedoman SPCP IPDN tahun 2026, berikut detikSumut sajikan syarat, tahapan seleksi, dan cara daftar SPCP IPDN 2026. Simak, yuk!
Pendaftaran SPCP IPDN 2026
Cara Daftar SPCP IPDN 2026
- Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi SSCASN BKN https://dikdin.bkn.go.id
- Mengunggah dokumen persyaratan administrasi peserta dengan ukuran dan format tertentu sesuai dengan aplikasi yang termuat pada tautan resmi SSCASN BKN https://dikdin.bkn.go.id
- Khusus bagi pendaftaran OAP/NonOAP di wilayah Papua: Orang Asli Papua dapat mendaftar pada formasi OAP Provinsi sesuai dengan alamat domisili masing-masing peserta dan NonOAP yang berdomisili di wilayah Papua dapat mendaftar pada formasi NonOAP Provinsi sesuai dengan alamat domisili masing-masing peserta
Syarat Masuk Pendaftaran SPCP IPDN 2026
Syarat Umum:
- Warga Negera Indonesia
- Usia peserta seleksi minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada tanggal 1 Januari 2026
- Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm
Syarat Administrasi:
- Berijazah SMA atau MA (bukan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan dan lulusan Paket C) dengan ketentuan Nilai Rata-rata Ijazah minimal 73,00 kecuali bagi pendaftar Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya Nilai Rata-rata Ijazah minimal 65,00.
- Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri harus mendapat pengesahan berupa surat pernyataan/persamaan dari Kementerian yang menangani urusan pemerintahan bidang pendidikan.
- Surat Keterangan Lulus yang mencantumkan hasil penilaian akhir kelas XII SMA/MA, ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau pejabat yang berwenang dan dicap/distempel basah, bagi siswa SMA/MA lulusan tahun 2026 yang belum menerima Ijazah pada saat mendaftar.
- Hasil penilaian mata pelajaran Bahasa Inggris pada Ijazah/Surat Keterangan Lulus minimal 75,00 dikecualikan bagi pendaftar Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.
- Ketentuan tentang domisili, yaitu peserta berdomisili minimal 1 tahun di Kabupaten/Kota pada Provinsi tempat mendaftar (terhitung pada saat pendaftaran) dengan melampirkan Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Identitas Anak (terhitung mulai tercatat di domisili baru); bagi peserta yang berdomisili kurang dari 1 tahun, dapat mendaftar di Kabupaten/Kota pada Provinsi.
- Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP ditandatangani oleh Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua berdasarkan keanggotaan yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang dibuktikan dengan cap/stempel basah.
- Pakta Integritas tahun 2026.
- Alamat e-mail yang aktif.
- Pasfoto berwarna dengan latar belakang merah, ukuran foto 4×6 cm dengan pose menghadap ke depan dan tidak memakai kacamata, serta mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih polos.
Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"
(mjy/mjy)