Manajemen TM Ragunan menilai insiden itu tidak lepas dari kelalaian orang tua dalam mengawasi anak saat berada di kawasan kebun binatang. Selain itu, pihak pengelola juga menduga kejadian tersebut berkaitan dengan upaya membuat konten atau sekadar dijadikan bahan candaan.
"Terdapat indikasi bahwa satwa dijadikan bahan candaan atau konten oleh pengunjung. Hal tersebut terlihat dari sikap yang bersangkutan yang tidak menunjukkan kepanikan saat kejadian berlangsung dan tetap melakukan perekaman terhadap peristiwa tersebut," jelas Humas TM Ragunan.
(afb/afb)