Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan kepada seluruh sekolah di Indonesia untuk mengajarkan Bahasa Prancis kepada siswa. Hal itu menurutnya penting untuk murid di masa mendatang.
"Sekarang saya sudah menginstruksikan bahwa semua tingkatan sekolah di Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," kata Prabowo saat kunjungan di Istana Kepresidenan Élysée, Paris, dikutip detikNews, Jumat (29/5/2026). Prabowo menyampaikan itu di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Kata Prabowo, ini merupakan kunjungan ketiganya ke Prancis. Diketahui, Prabowo sebelumnya telah dua kali berkunjung ke Paris, yakni pada 23 Januari 2026 usai menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Selanjutnya, pada 14 April 2026, Prabowo bertemu Macron usai bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskwa.
"Terima kasih atas penerimaan yang begitu besar, baik, dan penuh penghormatan kepada saya serta delegasi saya. Saya menyampaikan terima kasih. Tahun ini saja saya sudah tiga kali ke Prancis," kata Prabowo.
Prabowo pun menyebut Indonesia mendapat kehormatan besar karena diundang dalam defile tahun lalu. Acara tersebut digelar pada 14 Juli 2025 untuk memperingati Hari Nasional Republik Prancis atau Bastille Day.
"Tahun lalu, Indonesia juga mendapat penghormatan besar karena diundang ikut dalam defile 14 Juli, Hari Nasional Republik Prancis. Ini merupakan kehormatan besar bagi kami," katanya.
"Mungkin kita adalah negara Asia pertama yang ikut defile di benua Eropa," ujarnya.
Baca juga: Prabowo Bicara Kedekatan RI-Prancis |
Simak Video "Video Saat Prabowo Disambut Macron dengan Guard of Honor Prancis"
(astj/astj)