Pemerintah menetapkan aturan baru terkait kegiatan belajar mengajar selama bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Bersama (SEB) Nomor 5 Tahun 2026, Nomor 2 Tahun 2026, dan Nomor 400.1/857/SJ yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada 13 Februari 2026.
Lantas, berapa lama total libur dan masa belajar di rumah? Simak rincian jadwal lengkapnya berikut ini.
Jadwal Belajar di Rumah dan Libur Ramadan 2026
Berdasarkan SEB tersebut, skema pembelajaran dibagi menjadi beberapa fase, yaitu fase belajar mandiri di awal Ramadan, fase belajar di sekolah, dan libur Idulfitri.
1. Fase Awal Ramadan (Belajar di Rumah)
Pada tanggal 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat.
2. Fase Pertengahan Ramadan (Belajar di Sekolah)
Siswa kembali masuk sekolah untuk kegiatan pembelajaran pada tanggal 23 Februari 2026 sampai dengan 14 Maret 2026.
3. Fase Libur Idulfitri
Libur bersama Idulfitri bagi sekolah, madrasah, dan satuan pendidikan lainnya ditetapkan pada tanggal 16, 17, 18, 19, dan 20 Maret 2026 serta tanggal 23, 24, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
4. Masuk Sekolah Kembali
Kegiatan pembelajaran di sekolah akan aktif kembali secara normal pada hari Senin, 30 Maret 2026.
Aturan Kegiatan Siswa Selama Ramadan
Pemerintah juga memberikan rambu-rambu kepada sekolah dan orang tua agar aktivitas siswa tetap produktif namun tidak memberatkan selama bulan puasa.
Tidak Membebani Siswa
Pembelajaran mandiri selama Ramadan diharapkan tidak membebani murid dengan PR atau proyek berlebihan, terutama yang menuntut biaya besar atau penggunaan gawai intensif.
Simak Video "Video: Zulhas-Pasha Ungu Salat Id di Masjid Uhamka Pancoran "
(astj/astj)