6 Jenis Kain Pel Berdasarkan Fungsinya yang Harus Diketahui, Yuk Disimak!

Tim detikProperti - detikSumut
Rabu, 31 Des 2025 06:30 WIB
Foto: Ilustrasi kain pel. (Istimewa)
Jakarta -

Hampir setiap pemilik rumah punya kain pel yang berfungsi mengangkat kotoran dan mengatasi noda membandel yang ada di lantai. Usai lantai dipel maka akan terlihat bersih, wangi, dan tidak akan lengket saat diinjak.

Bagi detikers yang rutin mengepel lantai, tahu tidak kalau kain pel terdiri dari beberapa jenis. Setiap jenis kain pel juga memiliki kegunaan yang berbeda-beda.

Lantas, apa saja jenis-jenis kain pel sesuai fungsinya masing-masing? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

6 Jenis Kain Pel Lantai

Kain pel pada dasarnya memiliki fungsi utama yakni untuk mengepel lantai. Namun, masing-masing kain pel juga punya kegunaan dan peruntukan yang berbeda.

Dilansir detikProperti dari The Spruce, Selasa (30/12/2025), berikut jenis-jenis kain pel lantai:

1. Pel Tali (String Mops)

Kain pel yang satu ini banyak dipakai di rumah tangga karena harganya murah dan efektif untuk membersihkan lantai. Pel tali memiliki daya serap yang baik dan mampu membersihkan kotoran secara efektif.

Namun ada satu kekurangan dari pel tali, yakni harus diperas secara manual menggunakan tangan agar kotoran bisa terbuang. Selain itu, kain pel tali juga lebih cepat rusak kalau diperas terlalu kuat.

2. Pel Kain (Strip Mops)

Pel kain adalah jenis kain pel yang digunakan pada permukaan lantai basah. Berbeda dari pel pada umumnya, kain pel ini terbuat dari bahan sintetis dengan penjepit bawaan.

Daya serap pel kain mungkin tidak sekuat pel yang terbuat dari material katun, tapi disebut lebih nyaman saat digunakan dan perawatannya mudah. Keunggulan lain dari pel kain adalah dapat kering dengan cepat, sehingga tidak mudah menimbulkan bau tidak sedap atau menjadi kotor.

3. Pel Debu (Dust Mops)

Berbeda dari kain pel lainnya, pel debu atau dust mops digunakan untuk membersihkan sejumlah permukaan, seperti dinding dan langit-langit rumah. Gagang kain pel juga bisa diatur panjang-pendeknya agar dapat membersihkan area yang sulit dijangkau.

Pel debu bisa terbuat dari bahan seperti wol domba, microfiber, dan sintetis. Apabila sudah terlalu sering digunakan, pastikan untuk mencuci kepala pel debu setelah digunakan.



Simak Video "Video: Menjajal 'Belulut', Tradisi Desa Sade NTB Pel Lantai dengan Kotoran Sapi"


(mjy/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork