PSM Makassar mencuri satu poin saat dijamu Malut United pada pekan ke-25 Super League 2025/2026. Duel itu menjadi sorotan usai terjadi dua kali blunder berujung gol yang dilakukan Yakob Sayuri dan Hilmansyah.
Laga antara Malut United kontra PSM Makassar itu berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (7/3/2026). Duel itu tuntas dengan hasil sama kuat 3-3.
Skuad Pasukan Ramang sempat unggul lebih dulu di babak pertama lewat gol bunuh diri Yakob Sayuri. Skor 0-1 bertahan hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, gol balasan Malut United tercipta dari blunder kiper PSM Hilmansyah yang dimanfaatkan David da Silva. Malut United berbalik unggul dengan skor 3-1 lewat gol Tyronne dek Pinno dan brace David da Silva.
Tertinggal dua gol, PSM meningkatkan intensitas serangan. Alhasil, skuad Juku Eja bisa menyamakan kedudukan 3-3 lewat gol Savio Roberto dan Jacques Medina yang masuk di babak kedua.
Di ujung laga, David da Silva sempat mencetak gol ke-4, namun dianulir VAR. Penyerang asal Brasil itu terlebih dulu melanggar bek PSM Neto Soares sebelum mencetak gol.
Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin mengaku bersyukur berhasil menahan imbang Malut United. Dia memuji semangat dan kerja keras pemainnya.
"Kami mengucapkan Alhamdulillah hasil ini semua karena Allah mudahkan. Saya tidak bisa berkata-kata lagi kepada pemain. Terima kasih atas kerja kerasnya," ungkap Amiruddin saat konferensi pers usai laga, Sabtu (7/3/2026).
Dia mengungkapkan, PSM bisa meraih poin berkat semangat dan kerja keras para pemain. Amiruddin menilai, para pemain tampil spartan dengan menjaga harga diri klub.
"Dari permainan ini, inilah spiritnya Makassar yang ada kembali pada pertandingan malam ini. Ada spirit Siri' Na Pacce," ujarnya.
Sementara itu, Kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes mengaku hasil imbang itu diraih dengan mental pemain yang baik. Menurutnya, para pemain tampil dengan bekerja keras dan pantang menyerah.
"Kita harus bertarung sampai akhir pertandingan. Namun kita tetap menunjukkan semangat sampai akhir pertandingan dan menunjukkan semangat tidak pantang menyerah," ujarnya.
Di sisi lain, Asisten Pelatih Malut United, Ricardo Salampessy mengaku tidak puas dengan hasil imbang. Dia menyoroti pertahanan skuad Laskar Kie Raha yang mudah kebobolan.
"Banyak hal yang menjadi catatan, terutama di sisi pertahanan kami yang terlalu mudah kebobolan. Itu menjadi catatan penting untuk perjalanan tim ke depan," ujarnya.
Ricardo mengaku kecewa dengan dianulirnya gol yang membuyarkan kemenangan Malut United. Namun, dia tetap menghargai keputusan wasit.
"Ya, tentunya cukup mengecewakan ya keputusan yang diambil tadi. Tapi apapun itu wasitlah yang menjadi hakim di dalam pertandingan," ujar dia.
Secara statistik, PSM kalah dominan dengan hanya mencatatkan 29 persen penguasaan bola sepanjang laga. Juku Eja juga tercatat lebih sedikit melakukan umpan yakni hanya sebanyak 270 kali.
Simak Video "Video Viral Pemain PSM Victor Luiz Hendak Memukul Warga di Jalanan Makassar"
(ata/ata)