Sebuah minibus bernomor polisi DD 587 CT mengalami kecelakaan tunggal di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mobil tersebut terguling hingga terbalik ke lahan kosong milik warga yang berada di bawah badan jalan.
Pantauan detikSulsel, kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan Bambu Runcing, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Sabtu (24/10/2026) pukul 07.15 Wita. Mobil itu terlihat berada di lahan kosong warga dengan posisi terbalik.
Posisi mobil yang terguling itu berada di bawah badan jalan. Lokasi tempat tergulingnya mobil itu setinggi 2 meter di bawah badan jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil berwarna hitam itu hingga kini belum dievakuasi karena terkendala alat. Mobil itu juga tampak sulit dievakuasi karena terkendala tinggi badan jalan.
Sejumlah warga memberanikan diri mengecek sopir yang terbaring di dalam mobil. Kemudian membangunkan sopir yang tertidur dalam mobil yang terguling.
Warga sempat khawatir lantaran pengemudi berbaring dan tidak bergerak di dalam kendaraan. Kondisi tersebut membuat warga ragu untuk langsung melakukan evakuasi pada malam kejadian.
"Tadi malam kejadiannya, sekitar jam 1 (dini hari). Ada orang dalam mobil dalam posisi berbaring, takut-takut ki kasih keluar," ujar seorang warga, Noddin saat ditemui detikSulsel di lokasi.
Warga baru berani membantu mengevakuasi korban sekitar pukul 06.15 Wita. Korban yang semula dikira mengalami luka parah ternyata masih mampu berdiri usai dikeluarkan dari mobil.
"Dikira tadi malam parah lukanya, karena tidak goyang-goyang. Ternyata waktu dibantu keluar, bisa ji berdiri," ungkap Noddin.
Kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh pengemudi yang berkendara di bawah pengaruh minuman keras. Korban bahkan mengakui telah mengonsumsi alkohol secara berlebihan hingga kehilangan kesadaran.
"Mabuk ki pengemudinya, dia mengaku sendiri habis minum banyak tadi malam sampai tidak sadar," pungkasnya.
