Oknum guru di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga melecehkan siswinya. Guru tersebut melakukan pelecehan verbal terhadap korban dengan dalih cuma bercanda.
Kepala SMAN 2 Makassar Syafruddin mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap perkara yang viral di media sosial tersebut. Dia awalnya meluruskan bahwa perkara yang terjadi di sekolah bukan merupakan kasus pencabulan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan verifikasi internal yang telah dilakukan kepada para siswa, kami menegaskan bahwa permasalahan yang terjadi tidak sampai pada ranah/tindakan pencabulan," ucap Syafruddin dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Dia mengungkapkan kasus tersebut berkaitan dengan pelecehan verbal. Meski yang bersangkutan mengaku sekadar bercanda, Syarifuddin menilai tindakan itu sudah berlebihan.
"Masuk kategori pelecehan verbal, pengakuan guru yang bersangkutan dia bercanda, tapi bercanda yang tidak wajar," ungkapnya.
Menurutnya, pihak sekolah telah memberikan sanksi tegas teradap oknum guru yang bersangkutan dari aktivitas sekolah. Termasuk membatasi kegiatan mengajar dan tugas tambahan lainnya.
"Sebagai bentuk komitmen dan tindak lanjut yang tegas, pihak sekolah telah membatasi oknum guru yang bersangkutan dari seluruh kegiatan mengajar maupun dari tugas tambahan sebagai staf kesiswaan dan pembina OSIS di lingkungan sekolah sejak Jumat, 16 Oktober 2026," katanya.
Dia menyampaikan kasus ini telah dilimpahkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel. Untuk langkah penanganan akan dilakukan sesuai dengan prosedur.
"Penanganan masalah ini sepenuhnya telah dilimpahkan dan sedang dalam proses penanganan oleh pihak dinas terkait sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku," pungkasnya.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, sejumlah siswa di SMAN 2 Makassar terlihat berkerumun di halaman sekolah. Mereka terlihat menggunakan seragam pramuka.
Ada sebagian dari siswa mengeluarkan handphone untuk merekam suasana sekolah yang diduga terjadi pencabulan seorang oknum guru terhadap siswi.
Simak Video "Video: Sempat Hambat Proses Penyelidikan Satgas PPK USU Ingin Terduga Pelaku Pelecehan Kooperatif"
(asm/sar)