Percakapan Bos OPM Sebelum Transaksi Senpi Dibongkar TNI

Tim detikSulsel - detikSulsel
Selasa, 22 Sep 2026 07:07 WIB
Wadanyon Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu ditangkap di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo. Foto: (dok. istimewa)
Yahukimo -

TNI mengungkap percakapan Wadanyon Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, sebelum rencana transaksi senjata api (senpi) dibongkar. Abdon dan pemasok senpi mengatur strategi salah satunya melalui WhatsApp.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan percakapan itu ditemukan pada ponsel milik Abdon. Dia diarahkan datang ke Distrik Dekai untuk melakukan transaksi pembelian senjata dengan BA di tempat yang direncanakan, yakni Kali Seng Yahukimo.

"Sesuai kesepakatan dengan BA, Abdon Kisamdu akan menerima senjata api tersebut di Kali Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan," kata Lucky kepada wartawan, Senin (21/9/2026).

Setelah tiba di Distrik Dekai, Abdon rencananya akan kembali diarahkan oleh seseorang berinisial KP yang tidak lain adalah iparnya sendiri.

"Abdon Kismadu menuturkan setibanya di Bandara Nop Holiat Dekai, dia akan dijemput dan diantarkan ke lokasi pembelian senjata api oleh saudara iparnya berinisial KP," ujar Lucky.

Abdon sendiri sudah tiga kali mentransfer uang pembelian senpi tersebut kepada BA yang nilainya masih didalami. TNI yang menerima informasi terkait rencana transaksi senpi tersebut kemudian mencegat Abdon di bandara.

"Namun rencana tersebut gagal setelah dirinya diciduk dan diamankan oleh Satgas Kopasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema," bebernya.

Abdon mengaku baru pertama kali membeli senjata api di Yahukimo. Diketahui, Yahukimo bukan menjadi daerah operasi Kelompok TPNPB-OPM yang dipimpinnya.

"Saat ini kami tengah menelusuri keberadaan BA yang disebut Abdon Kismalu sebagai salah satu pemasok senjata api, khususnya bagi TPNPB-OPM," tutupnya.

Simak Video "Video Baku Tembak Iringi Evakuasi 2 Jasad Korban Kekejian OPM di Yahukimo"


(asm/asm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork