Kolaborasi KDKMP dan KNMP Perkuat Ekonomi Nelayan di Sinjai

Kolaborasi KDKMP dan KNMP Perkuat Ekonomi Nelayan di Sinjai

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Jumat, 25 Sep 2026 14:39 WIB
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono bersama Menkop Ferry Joko Juliantono, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti menandatangani SKB Pengelolaan dan Operasionalisasi KNMP.
Foto: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono bersama Menkop Ferry Joko Juliantono, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti menandatangani SKB Pengelolaan dan Operasionalisasi KNMP. (Osmawanti/detikSulsel)
Sinjai -

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkolaborasi untuk memperkuat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kolaborasi lintas kementerian ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hal itu mengemuka dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengelolaan dan operasionalisasi KNMP di KNMP Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (25/9/2026). MoU ini melibatkan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

"Kampung Nelayan Merah Putih memang kita akan laksanakan MoU untuk memperkuat pengelolaan dan operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih," ungkap Ferry dalam sambutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia optimis sinergi antara KDKMP dengan KNMP memberikan manfaat yang lebih optimal bagi nelayan. Hal ini karena hasil tangkapan mereka akan diserap melalui KDKMP untuk selanjutnya dipasarkan melalui jaringan KDKMP ataupun diolah menjadi produk turunan yang memberikan nilai tambah lebih.

"Jadi kalau di sini kegiatan masyarakat desanya adalah nelayan, tangkapannya adalah ikan, menjadi kewajiban dari Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih itu untuk nyerap," paparnya.

ADVERTISEMENT

Ferry turut mendorong para nelayan yang ada di Sinjai untuk menjadi anggota KDKMP dan pengurusnya melibatkan tokoh-tokoh masyarakat. Kemenkop pun akan mendorong memberikan akses dukungan bagi nelayan dari sisi permodalan.

"Kami di Kementerian Koperasi akan sangat bisa membantu, baik melalui BLU Keuangan yang ada di Kementerian Koperasi, Lembaga Pengelola Dana Bergulir, atau bisa kita sambungkan permodalannya dengan Bank Himbara," ucapnya.

Menurut Ferry, perbaikan ekosistem bisnis dan juga peningkatan sarana prasarana di KNMP juga menjadi perhatian. Dia meyakini kontribusi di sektor perikanan bagi perekonomian daerah akan meningkatkan.

"Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang ada di lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di sini akan bisa menjadi instrumen untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan," paparnya.

"Mudah-mudahan dari peningkatan kesejahteraan itu juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Sinjai bisa lebih naik lebih tinggi lagi pertumbuhan ekonominya," imbuh Ferry.

Sementara itu, Sakti Wahyu menegaskan, KNMP bagian dari unit bisnis KDKMP. Kampung Nelayan Merah Putih hadir untuk meningkatkan produktivitas para nelayan.

"KKP dan Kementerian Koperasi memperkuat sinergi untuk meningkatkan kapasitas koperasi dan nelayan, mengembangkan usaha dan kemitraan, serta mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," jelas Sakti Wahyu.

Sakti memastikan KNMP Tongke-Tongke di Sinjai juga akan terus ditingkatkan dan disempurnakan. Pihaknya sudah menerima aspirasi dari nelayan untuk memaksimalkan pengelolaan KNMP.

"Suatu saat Kampung Nelayan Merah Putih ini betul-betul memberikan kontribusi yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi setempat dan peningkatan kesejahteraan dari para nelayan," jelasnya.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads