Ikrar Hari Santri untuk Upacara 22 Oktober Lengkap PDF

Ikrar Hari Santri untuk Upacara 22 Oktober Lengkap PDF

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Rabu, 21 Okt 2026 09:30 WIB
Upacara Hari Santri di Garut
Ilustrasi teks Ikrar Hari Santri (Foto: dok. Pemkab Garut)
Makassar -

Ikrar Hari Santri menjadi salah satu teks yang dibacakan dalam rangkaian upacara peringatan Hari Santri Nasional. Teks ikrar ini memuat komitmen santri untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat keimanan, serta berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Hari Santri sendiri diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pada peringatan tahun 2026, upacara Hari Santri dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Bagi detikers yang sedang mencari teks Ikrar Hari Santri untuk keperluan upacara, berikut teks Ikrar Hari Santri lengkap dengan tautan PDF dan pedoman upacara Hari Santri 2026. Yuk, simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teks Ikrar Hari Santri Indonesia

Melansir laman resmi UIN Sunan Gunung Djati, berikut adalah teks ikrar Hari Santri untuk upacara Hari Santri 22 Oktober:

Ikrar Santri

ADVERTISEMENT

Bismillahhirrahmani rahim
Asyhadu Alla ilaha ilallah wa ashadu anna muhammadurrasulullah

Kami Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia beriktiar:

  1. Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, berpegang teguh pada aqidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama'ah.
  2. Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, bertanah air satu tanah air Indonesia, berideologi negara satu ideologi Pancasila, berkonstitusi satu Undang Undang Dasar 1945, berkebudayaan satu kebudayaan Bhineka Tunggal Ika.
  3. Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, selalu bersedia dan siap siaga, menyerahkan jiwa dan raga, membela tanah air dan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional serta mewujudkan perdamaian dunia.
  4. Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional, mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan, lahir dan batin, untuk seluruh rakyat Indonesia.
  5. Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, pantang menyerah, pantang putus asa serta siap berdiri di depan melawan pihak-pihak yang akan merongrong Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, serta konstitusi dasar lainnya yang bertentangan dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan dan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama.

Bagi detikers yang membutuhkan teks Ikrar Santri dalam format PDF bisa mengunduhnya melalui tautan berikut:

Naskah Resolusi Jihad

Selain Ikrar Santri, biasanya pada upaacara peringatan Hari Santri dibacakan juga naskah Resolusi Jihad. Berikut naskah Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang telah disesuaikan dengan ejaan yang disempurnakan yang dikutip dari laman Nahdlatul Ulama (NU):

Resolusi

Bismillahirrahmanirrahim

Rapat besar wakil-wakil daerah (Konsul-konsul) Perhimpunan Nahdlatul Ulama seluruh Jawa-Madura pada tanggal 21-22 Oktober 1945 di Surabaya.

Mendengar :

Bahwa di tiap-tiap daerah di seluruh Jawa-Madura ternyata betapa besarnya hasrat umat Islam dan Alim ulama di tempatnya masing-masing untuk mempertahankan dan menegakkan AGAMA, KEDAULATAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA MERDEKA.

Menimbang:

a. Bahwa untuk mempertahankan dan menegakkan Negara Republik Indonesia menurut hukum AGAMA ISLAM, termasuk sebagai suatu kewajiban bagi tiap-tiap orang Islam.

b. Bahwa di Indonesia ini warga Negaranya adalah sebagian besar terdiri dari Umat Islam.

Mengingat:

a. Bahwa oleh pihak Belanda (NICA) dan Jepang yang datang dan berada di sini telah banyak sekali dijalankan banyak kejahatan dan kekejaman yang mengganggu ketenteraman umum.

b. Bahwa semua yang dilakukan oleh semua mereka itu dengan maksud melanggar Kedaulatan Republik Indonesia dan Agama, dan ingin kembali menjajah di sini, maka di beberapa tempat telah terjadi pertempuran yang mengorbankan beberapa banyak jiwa manusia.

c. Bahwa pertempuran-pertempuran itu sebagian besar telah dilakukan umat Islam yang merasa wajib menurut hukum agamanya untuk mempertahankan Kemerdekaan Negara dan Agamanya.

d. Bahwa di dalam menghadapi sekalian kejadian-kejadian itu belum mendapat perintah dan tuntutan yang nyata dari Pemerintah Republik Indonesia yang sesuai dengan kejadian-kejadian tersebut.

Memutuskan:

  1. Memohon dengan sangat kepada Pemerintah Republik Indonesia supaya menentukan suatu sikap dan tindakan yang nyata serta sepadan terhadap usaha-usaha yang akan membahayakan kemerdekaan Agama dan Negara Indonesia, terutama terhadap pihak Belanda dan kaki tangan.
  2. Supaya memerintahkan melanjutkan perjuangan bersifat "sabilillah" untuk tegaknya Negara Republik Indonesia Merdeka dan Agama Islam.

Surabaya, 22 Oktober 1945

NAHDLATUL ULAMA

Panduan Upacara Hari Santri 2026

Untuk pelaksanaan upacara Hari Santri 2026 Kemenag merilis Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 22 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Hari Santri 2026. Berikut adalah rinciannya:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 22 Oktober 2026
  • Waktu: 07.00 WIB
  • Ketentuan Pakaian
    • Laki-laki: Memakai sarung, atasan putih, jas hitam, dan berpeci hitam.
    • Perempuan: Menyesuaikan dengan busana yang sopan.
  • Upacara Hari Santri 2026 tingkat pusat pada Kementerian Agama dilaksanakan di Taman Lapangan Banteng Jakarta Pusat dan disiarkan langsung melalui kanal media sosial Kemenag
  • Petugas upacara Hari Santri 2026 melibat kemasyarakatan (ormas) Islam dan santri.
  • Amanat Upacara Hari Santri 2026 yang akan dibacakan pada upacara Hari Santri 2026 dapat unduh/download melalui website resmi Kemenag dan Aplikasi Pusaka Kemenag.

Itulah teks Ikrar Hari Santri lengkap PDF dan pedoman upacara Hari Santri 2026. Semoga bermanfaat ya, detikers!



(alk/alk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads