Appi Disambut Demokrat, IAS Cuek

Tim detikSulsel - detikSulsel
Sabtu, 26 Sep 2026 08:30 WIB
Munafri 'Appi' Arifuddin dan Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin santer dikabarkan akan hengkang dari Golkar dan digadang-gadang maju sebagai calon ketua Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel). Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) tidak ambil pusing terkait isu tersebut.

IAS awalnya menyebut jika jabatan Appi sebagai Ketua DPD II Golkar Makassar sudah berakhir. Karena itu, dia berencana mengisi kekosongan itu dengan menunjuk pelaksana tugas (Plt) pada setiap DPD II di Sulsel.

"Habis, habis. Habis kepengurusannya," ujar IAS kepada wartawan di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa, Makassar, Jumat (25/9/2026).

IAS juga enggan blak-blakan terkait kelanjutan Appi di Golkar. Salah satunya dengan memberi sinyal bahwa masih banyak sosok yang bisa dipilih sebagai Plt Ketua Golkar Makassar.

"Belum, belum. Kalau di Makassar kan banyak orang Makassar di sini," bebernya.

Suami Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham itu juga enggan menanggapi soal isu kepindahan Appi ke Demokrat. IAS mengaku menyerahkan keputusan kepada Appi.

"Kami tidak mengikuti itu ya, kami menyerahkan anunya kepada yang bersangkutan. Kami tidak mengomentari hal itu," ucapnya.

Demokrat Sambut Appi

Appi digadang-gadang ikut bertarung sebagai calon ketua pada Musda Golkar Sulsel. Meski masih berstatus kader Golkar, Appi mendapat lampu hijau dari internal Demokrat.

Ketua Bappilu DPD Demokrat Sulsel Andi Januar mengatakan pihaknya terbuka jika Appi berminat gabung di Demokrat. Terlebih jika Appi hendak ikut bertarung dalam Musda nanti.

"Kalau pada akhirnya ada pilihan politik baru, tentu kita berharap pilihan itu juga membawa energi baru bagi demokrasi Sulsel," kata Januar dalam keterangannya, Rabu (23/9).

Januar tidak menampik isu Appi bergabung dengan Demokrat memang berkembang dan telah menjadi perhatian publik. Namun, dia menegaskan pihaknya tidak ingin mendahului keputusan politik Appi maupun mekanisme organisasi partai.

"Isu Pak Munafri Arifuddin bergabung dengan Demokrat memang berkembang dan saya kira publik juga sudah mengikuti dinamikanya. Tetapi sebagai Ketua Bappilu, saya tidak ingin mendahului keputusan politik seseorang maupun mekanisme organisasi partai," ujarnya.



Simak Video "Mekeng Berharap Jakarta jadi Pionir Obligasi Daerah"


(asm/asm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork