Tidak jarang, tanggal-tanggal tertentu memiliki nilai historis atau sosial yang diperingati secara nasional maupun internasional. Lantas tanggal 2 September 2026 memperingati apa?
Tanggal 2 September 2026 jatuh pada hari Rabu. Di hari ini tidak ada momen penting yang diperingati di Indonesia.
Meski demikian, terdapat peringatan nasional di negara lainnya. Selain itu ada juga momen yang diperingati secara global.
Penasaran dengan momen yang diperingati setiap 2 September 2026?
Nah, dalam artikel ini detikSulsel menyajikan daftar peringatan yang jatuh pada 2 September 2026, lengkap dengan ulasannya. Yuk simak selengkapnya untuk memahami makna dan pesan yang terkandung di balik tanggal tersebut.
Hari Kelapa Sedunia
Hari Kelapa Sedunia (World Coconut Day) diperingati setiap 2 September. Melansir laman National Today, hari ini untuk merayakan salah satu hasil alam yang paling serbaguna.
Diketahui, kelapa menawarkan beragam manfaat dan kegunaan, mulai dari airnya yang menyegarkan, minyak yang kaya manfaat, hingga daging buahnya yang lezat.
Hari Kelapa Sedunia menjadi momentum untuk menyoroti keberadaan kelapa sekaligus mengakui berbagai manfaat dan perannya. Bukan hanya bagi kesehatan, tetapi juga bagi perekonomian.
Kelapa mendapat perhatian khusus di kawasan Asia dan Pasifik melalui Asian and Pacific Coconut Community (APCC), organisasi yang berperan dalam mendukung berbagai pusat produksi kelapa di kawasan tersebut.
Peringatan Hari Kelapa Sedunia sendiri pertama kali berlangsung pada 2009 untuk memperingati berdirinya APCC.
Setiap tahun, International Coconut Community menetapkan tema khusus untuk memperingati Hari Kelapa Sedunia. Tahun 2026 tema peringatan yang diusung adalah "Coconuts in Times of Uncertainty: Securing Food, Energy, and Livelihoods", yang artinya "Kelapa di Tengah Masa Ketidakpastian: Menjamin Ketahanan Pangan, Energi, dan Penghidupan".
Hari Ceuta
Hari Ceuta (Ceuta Day) diperingati setiap 2 September. Hari yang juga dikenal sebagai "Día de Ceuta" ini dirayakan untuk memperingati kedaulatan kota otonom Spanyol tersebut.
Ceuta merupakan sebuah kota yang terletak di pesisir utara benua Afrika dan berbatasan dengan Maroko. Ceuta merupakan kota strategis di kawasan Selat Gibraltar.
Melansir laman National Today, letaknya yang berada di jalur antara Laut Mediterania dan Samudra Atlantik membuat kota ini sejak dahulu menjadi wilayah yang diperebutkan dan silih berganti dikuasai berbagai bangsa, termasuk Kartago, Kekaisaran Bizantium, dan Romawi. Pada abad ke-8, Ceuta berada di bawah kekuasaan Muslim, sehingga sejarah panjang tersebut turut membentuk Ceuta modern sebagai kota dengan perpaduan berbagai budaya dan tradisi.
Asal-usul Hari Ceuta berkaitan dengan 14 Agustus 1415, ketika Raja Portugal John I menaklukkan Ceuta. Ekspedisi yang dikenal sebagai Penaklukan Ceuta (Conquest of Ceuta) tersebut berhasil dilakukan dengan dukungan pasukan kerajaan. Namun, Raja John I meninggalkan Ceuta pada 2 September 1415 dan menyerahkan kendali kota kepada Pedro de Menezes, Pangeran Viana de Alentejo.
Peristiwa penaklukan tersebut awalnya diperingati pada 22 Agustus 1415. Namun, karena Portugal kemudian menggunakan kalender Gregorian, tanggal peringatan resminya ditetapkan menjadi 2 September.
Setelah penaklukan, Ceuta menggunakan bendera Lisbon sebagai bendera resminya. Hingga saat ini, bendera Ceuta masih menampilkan lambang yang berasal dari bendera Portugal di bagian tengah desainnya.
Selama beberapa abad berikutnya, Spanyol dan Portugal terlibat dalam persaingan untuk menguasai Ceuta. Pada 1 Januari 1668, Portugal menyerahkan Ceuta kepada Raja Spanyol Carlos II melalui Perjanjian Lisbon, yang kemudian memperkuat status Ceuta sebagai bagian dari wilayah kekuasaan Spanyol.
Hari Kemerdekaan Vietnam
Hari Kemerdekaan Vietnam (Independence Day of Vietnam) diperingati setiap 2 September. Hari nasional ini mengenang deklarasi kemerdekaan Vietnam dari Prancis pada 1945.
Melansir laman National Today, pada 1887, Vietnam menjadi bagian dari Indochina Prancis. Ketika Perang Dunia II berlangsung, Vietnam kemudian diduduki Jepang, sementara Prancis masih mempertahankan sebagian pengaruhnya di wilayah tersebut.
Setelah Perang Dunia II berakhir pada Agustus 1945, Vietnam berada dalam kondisi tanpa kekuatan kolonial yang jelas. Melihat situasi tersebut, Việt Minh melancarkan Revolusi Agustus di berbagai wilayah untuk merebut kekuasaan dan mengakhiri pemerintahan kolonial.
Kaisar Bảo Đại kemudian turun takhta pada 25 Agustus 1945, sekaligus mengakhiri kekuasaan Dinasti Nguyễn.
Pada 2 September 1945, di Lapangan Ba Đình, Hanoi, pemimpin Việt Minh, Ho Chi Minh, memproklamasikan kemerdekaan Vietnam. Negara baru tersebut kemudian diberi nama Republik Demokratik Vietnam.
Pada 1976, Vietnam Utara dan Vietnam Selatan bersatu menjadi satu negara dan namanya diubah menjadi Republik Sosialis Vietnam. Meski demikian, tanggal 2 September tetap diperingati sebagai Hari Nasional Vietnam.
Setelah berakhirnya Perang Vietnam, pemerintah Vietnam menetapkan sejumlah hari libur nasional. Beberapa di antaranya adalah Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, peringatan Revolusi Agustus pada 19 Agustus, Hari Nasional Vietnam pada 2 September, serta hari kelahiran Ho Chi Minh pada 19 Mei.
Pada 2019, pemerintah Vietnam memperpanjang masa libur Hari Nasional dengan menambahkan satu hari libur tepat sebelum atau setelah 2 September. Dengan demikian, masyarakat Vietnam mendapatkan libur selama dua hari dalam rangka memperingati Hari Nasional.
Simak Video "Malam Penghargaan detiktimur Awards 2026"
(alk/alk)