Pemprov Sulsel: Seleksi Paskibraka Nasional Objektif-Libatkan BPIP Pusat

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Senin, 25 Mei 2026 16:57 WIB
Foto: Kantor Gubernur Sulsel. (dok. Humas Pemprov Sulsel)
Makassar -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional berjalan sesuai mekanisme berlaku menyusul adanya polemik terkait tidak terpilihnya salah satu peserta asal Kota Makassar. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel menegaskan seleksi berjalan secara professional dan objektif.

Kepala Kesbangpol Sulsel Bustanul mengatakan pihaknya memahami perhatian publik terhadap proses seleksi tersebut. Kendati begitu, dia mengaku seluruh tahapan dilakukan secara terbuka dan melibatkan tim seleksi nasional.

"Seleksi ini adalah kewenangan pemerintah provinsi. Di mana yang diseleksi ini adalah utusan terpilih dari kabupaten dan kota. Untuk seleksi ke tingkat pusat itu dilakukan oleh panitia seleksi dari pusat yang hadir bersamaan dengan seleksi provinsi," kata Bustanul dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, tim seleksi terdiri atas unsur Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), DPPI Pusat, TNI, Polri, hingga Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). Tim melakukan penilaian secara langsung selama tahapan seleksi berlangsung.

Penilaian peserta tidak hanya berdasarkan tes akademik atau wawasan kebangsaan. Proses seleksi calon Paskibraka nasional juga mempertimbangkan aspek kesamaptaan, keterampilan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, serta hasil evaluasi menyeluruh dari tim seleksi.

"Di dalamnya ada BPIP Pusat, ada DPPI Pusat, ada Setmilpres untuk menentukan yang ke pusat. Saya pastikan bahwa seleksi yang dimaksud itu terlaksana sesuai dengan ketentuan dan berjalan secara objektif dan transparan," jelasnya.

Pemprov Sulsel juga terbuka terhadap evaluasi maupun klarifikasi apabila DPRD Sulsel menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait polemik tersebut. Dia berharap masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh proses dan mekanisme seleksi dipahami secara utuh.

"Kami menghormati perhatian publik dan siap memberikan penjelasan secara terbuka agar informasi yang berkembang dapat diluruskan secara objektif," kata Bustanul.

Bustanul memastikan siswi SMA yang gagal lolos seleksi Paskibraka nasional tetap diakomodir. Meski tidak terpilih menjadi utusan Sulsel ke tingkat nasional, peserta yang mengikuti seleksi tetap berkesempatan bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Sulsel pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2026.

Pemprov Sulsel menegaskan komitmennya menjaga proses seleksi Paskibraka tetap menjunjung nilai objektivitas, integritas, serta semangat persatuan sebagaimana nilai dasar Pancasila.



Simak Video "Video: Momen Prabowo Joget 'Tabola Bale' Bareng Warga di Istana"

(sar/hmw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork