Kecurigaan Keluarga soal Kematian Prada HMN di Barak Gowa

Tim detikSulsel - detikSulsel
Rabu, 15 Okt 2025 08:00 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Gowa -

Anggota TNI berinisial Prada HMN tewas usai ditemukan tergeletak di kamar mandi baraknya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keluarga curiga Prada HMN tewas dianiaya lantaran terdapat luka lebam di leher hingga punggung.

Prajurit yang berdinas di Yonarhanud 4/AAY itu awalnya ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandi baraknya pada Sabtu (11/10) sore. Saat itu, Prada HMN tidak ikut apel hingga dicari rekannya.

"Itu kejadiannya kemarin sore. Intinya lagi apel, yang bersangkutan tidak ada. Dicek ternyata dia ditemukan di kamar mandi," kata Kapendam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Budi Wirman kepada detikSulsel, Minggu (12/10/2025).

Budi mengatakan korban sempat dibawa ke klinik terdekat sebelum dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Gowa. Dia mengaku dari laporan yang diterima, korban terjatuh di kamar mandi hingga tidak sadarkan diri.

"Informasi yang kita terima dia (korban) jatuh dari kamar mandi. Kemudian dibawa oleh personel ke klinik terdekat, kemudian dibawa ke RS Syekh Yusuf, kemudian dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Budi mengatakan pihak keluarga tidak menerima kematian korban dan telah melapor ke Pomdam XIV/Hasanuddin. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor STLL/22/X/2025/Lidpamfik.

"Akibat (penyebab) kematiannya belum tahu. Pihak keluarga kan tidak terima, laporan dia ke Pom," ucapnya.

Dalam laporan yang diterima Pomdam, keluarga korban melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Laporan itu disampaikan oleh keluarga korban berinisial P (52).

"Melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia," ungkap Budi.

Ada Luka Lebam di Leher-Punggung

Keluarga korban mengatakan kondisi jenazah Prada HMN menunjukkan tanda-tanda kekerasan. Keluarga menemukan luka lebam di leher hingga punggung Prada HMN.

"Luka lebam di sekitaran telinga kiri dan kanan. Leher belakang. Terus punggung. Pangkal paha. Ada juga di kaki, betis depan," kata sepupu Prada HMN berinisial MTS kepada detikSulsel, Senin (13/10).

MTS mengaku keluarga mendapat kabar bahwa Prada HMN jatuh di kamar mandi baraknya pada Sabtu (11/10) sore. Namun, tidak ada penjelasan rinci yang mereka terima dari pihak Yonarhanud 4/AAY.

"Saya melakukan panggilan berkali-kali, berusaha mendapatkan informasi dari nomor adik kami. Dua nomor yang saya tahu itu saya hubungi, bahkan saya mengirimkan pesan suara, agar kiranya saya diberikan informasi secara mendetail apa yang terjadi kepada adik kami. Tidak ada respons," katanya.




(hsr/hsr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork