Presiden Prabowo Subianto berencana memangkas jumlah BUMN dari lebih 1.000 menjadi 250. Ia menilai banyak BUMN tidak menguntungkan dan membebani anggaran.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kebebasan akademik di perguruan tinggi sebagai tempat adu gagasan dan inovasi untuk kemaslahatan rakyat.