Iran memperingatkan AS bahwa pangkalan militer mereka akan menjadi target jika ancaman militer berlanjut. Iran tetap berkomitmen pada solusi diplomatik.
Memanas! Pemerintah Iran mengingatkan bahwa pangkalan militer, fasilitas, dan aset-aset AS akan menjadi "target yang sah", jika Amerika Serikat menyerang.
Ilmuwan mengungkap penyebab efek samping langka yakni pembekuan darah bagi mereka yang sudah menerima vaksin COVID-19 berbasis adenovirus, termasuk AstraZeneca.
Korut memamerkan peluncur roket berukuran besar yang diklaim memiliki kemampuan nuklir. Militer AS dilaporkan siap menyerang Iran paling cepat pada akhir peran.
Gedung Putih memperingatkan bahwa akan "bijaksana" bagi Iran jika mencapai kesepakatan dengan AS setelah Trump sekali lagi mengisyaratkan serangan militer.