Keterlambatan KRL rute Rangkasbitung-Tanah Abang terjadi akibat insiden warga tertabrak kereta di Stasiun Serpong. Penumpukan di stasiun juga dilaporkan.
Salah satu eskalator di peron 1 Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, tidak beroperasi. Para penumpang pun mengantre menggunakan satu eskalator yang beroperasi.
KRL Rangkasbitung arah Tanah Abang sempat mengalami gangguan persinyalan pagi tadi. Gangguan itu memicu penumpukan penumpang di stasiun dan dalam kereta.
KRL Rangkas Bitung ke Tanah Abang sempat mengalami gangguan sinyal di Stasiun Tigaraksa, menyebabkan penumpukan. Perjalanan kini kembali normal usai ditangani.
Eskalator di Stasiun Duri masih diperbaiki setelah insiden yang melukai 12 penumpang. Eskalator diharapkan beroperasi kembali pada minggu ketiga Oktober.