Pejabat Turki menyebut laporan intelijen Israel tentang rencana Iran membunuh Trump di KTT NATO tidak benar. Ancaman ini memicu langkah pengamanan luar biasa.
Para pejabat Turki mengomentari dugaan rencana Iran untuk membunuh Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama KTT NATO baru-baru ini di Ankara, Turki.
Blokade Selat Hormuz bikin Irak kesulitan mengekspor minyak, sumber utama pendapatan negara untuk membiayai sektor publiknya yang besar. Protes pun bermunculan.
Presiden Trump mengungkap dua opsi untuk Iran: membiarkan ekonomi terpuruk atau menyerang. Dia menuduh Iran sebagai negosiator licik dalam konflik ini.