Kemitraan Indonesia-Prancis dalam mode berlanjut melalui Pintu Incubator. Program ini mendukung desainer lokal dengan pelatihan dan peluang internasional.
Usaha batik modern yang dirintis Novta dkk menarik perhatian pejabat dengan kualitasnya dan harga terjangkau. Target ekspor dan pengembangan terus dilakukan.
Yulianah, pemilik Jakarta Candle, berbagi kisah sukses usahanya yang dimulai dari Rp 5 juta. Kini, lilin hiasnya tembus pasar nasional dan internasional.
Batik Fins Cimaja, karya handmade dari Sukabumi, berjuang menghadapi dampak ekonomi global. Ade Rabig, sang maestro, berinovasi meski terjepit biaya produksi.
"Industri kita punya fundamental yang baik, dan hampir tidak terpengaruh oleh lemahnya atau tidak stabilnya nilai tukar rupiah maupun pasar modal," kata Riza
Indari, pemilik La Sunto Tastio, sukses mengembangkan usaha tas batik dari hobi. Kini produknya merambah pasar global berkat dukungan BRI dan Rumah BUMN.