AS kembali menggempur Iran di malam kesepuluh. Konflik di Teluk Persia itu melebar ke Laut Merah, di mana Houthi memberlakukan blokade Selat Bab el-Mandeb.
Iran menegaskan bahwa mereka tetap menerima usulan dari mediator. Jalur diplomatik Iran tetap aktif meski sedang berperang dengan Amerika Serikat (AS).
AS meminta warganya di Timur Tengah untuk waspada. Penutupan wilayah udara dan pembatalan penerbangan mungkin terjadi akibat ketegangan yang meningkat.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negara menghadapi "perang skala penuh" dengan AS, menekankan dampak ekonomi dan potensi ketidakpuasan masyarakat.