Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negara menghadapi "perang skala penuh" dengan AS, menekankan dampak ekonomi dan potensi ketidakpuasan masyarakat.
Wartawan BBC melaporkan dari Iran, di mana hiruk pikuk pusat perbelanjaan yang ramai menutupi ketidakpastian yang mendalam tentang masa depan negara tersebut.
Presiden AS Donald Trump mengklaim Iran telah menghentikan rencana mengeksekusi mati delapan wanita, setelah ia mendesak Teheran untuk membebaskan mereka.
Otoritas Iran mengeksekusi mati dua pria karena menjadi anggota kelompok oposisi terlarang dan melakukan tindakan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintah.
Warga dari sejumlah kota di Amerika Serikat (AS) ramai-ramai turun ke jalan menggelar demo 'No Kings' yang menentang kepemimpinan Presiden Donald Trump.