Teror air keras menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, saat berkendara di daerah Salemba, Jakarta Pusat. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan.
Kapolda Metro Irjen Asep Edi Suheri mengingatkan 1.000 bintara dan tamtama Brimob untuk menjadi polisi yang humanis dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit merotasi petinggi Polri, termasuk Irjen Asep Edi Suheri sebagai Kapolda Metro Jaya. Irjen Karyoto naik jabatan jadi Kabaharkam.
Menko Yusril menegaskan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS adalah serangan terhadap demokrasi. Ia minta Polri ungkap aktor intelektual di baliknya.