Jokowi membuka opsi duet dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Menurut Partai Gerindra, wacana opsi duet yang diembuskan itu adalah gejala Jokowi pusing.
Hasil survei jangan dijadikan referensi utama mengetahui pilihan pemilih. Terkadang responden tidak menjawab setiap pertanyaan sesuai dengan pilihannya nanti.
Indonesia perlu UU Perlindungan Data Pribadi Pengguna Elektronik agar dapat mencegah kasus serupa Kogan-Cambridge Analytica dan kasus-kasus yang lebih besar.
Perbincangan Sandi dan Rommy berbuntut simpang-siur soal lobi menjadikan Prabowo sebagai cawapres Jokowi. Habiburokhman meminta Rommy tak merendahkan Prabowo.
Lembaga survei Median dan KedaiKOPI merilis hasil survei terkait elektabilitas Joko Widodo. Mereka menyebut elektabilitas Jokowi masih di bawah 50 persen.