Pihak Sekolah SDN di Kecamatan Blimbingsari membenarkan adanya kasus pencukuran siswa secara ngawur. Namun sekolah membantah hal itu merupakan instruksinya.
Sekitar 20 anak SD di Banyuwangi, bersama orangtuanya melaporkan seorang guru ke polisi. Mereka melaporkan perbuatan guru yang mencukur petal (Tak beraturan).
Wakil Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP I Made Agus Prasatya Wariskan menyebut, umumnya pelanggaran yang dilakukan oleh pelanggar adalah melawan arus berkendara.
Pelayat telah berdatangan di rumah duka Serda Siswanto Bayu Aji di Grobogan. Sang ayah, Suraedi Iskandar (64) bercerita tentang sosok anak semata wayangnya itu.
Nasib guru SD yang mencabuli siswanya akan ditentukan pekan depan. Pada saat itu polisi akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status sang guru.
Dampak banjir yang melanda Trenggalek, aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah terpaksa diliburkan. Jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) juga ditunda.