Instagram akan mengubah algoritmanya setelah dituding karyawannya menyensor postingan yang pro-Palestina sehingga sulit menjangkau lebih banyak pengguna.
Menurut Kang Emil, konten-konten edukasi mesti dikemas dengan menarik & sederhana. Ini agar warga tertarik & mudah untuk menyerap informasi yang disampaikan.