Kepada Jokowi, Khofifah memaparkan tentang kepatuhan warga Surabaya Raya pada protokol pencegahan COVID-19 yang rendah. Hal itu akan membuat klaster baru.
"Dalam mengelola manajemen krisis ini rem dan gas ini harus betul-betul seimbang. Tidak bisa kita gas di urusan ekonomi tetapi kesehatannya menjadi terabaikan."
Presiden Joko Widodo (Jokowi) terjun langsung ke Provinsi Jawa Timur (Jatim), yang angka positif kasus virus Corona baru (COVID-19)-nya terus meningkat.
Jokowi mewanti-wanti Jawa Timur agar berhati-hati terhadap angka penyebaran virus Corona. Dia memerintahkan agar pengendalian Corona dilakukan selama dua pekan.
Presiden Jokowi menyebut Surabaya Raya jadi daerah dengan angka penyebaran virus Corona tertinggi. Untuk itu Jokowi minta Surabaya Raya dijaga dan dikendalikan.