Bahkan menurut Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin, pendapatan bioskop tak cukup menutupi biaya pemakaian listrik.
Pemprov DKI mengungkap alasannya terkait pengetatan kapasitas perkantoran di Jakarta dengan masih berlakukan maksimal kapasitas 50% pada libur Natal-tahun baru.