Hasanuddin mengatakan salah satu tersangka Praka AS bertugas di Pematangsiantar. AS awalnya membeli senjata dari oknum TNI berinisial DE seharga Rp 15 juta.
Ratusan warga Desa Kale Komara, Kabupaten Takalar, Sulsel, mendadak menjadi miliarder setelah menerima uang dari ganti rugi lahan bendungan Pammukkulu.