Upaya pencarian FDR terus dilakukan tim SAR Rusia didampingi personel TNI. Berhasil atau tidak dalam pencarian FDR, tim Rusia diminta turun gunung hari ini.
Belasan tim SAR Rusia terus bertahan di kaki Gunung Salak. Bergiliran mereka mendaki gunung untuk mencari hingga tuntas puing-puing Sukhoi SuperJet 100 nahas.
Tim SAR Rusia diberi waktu maksimal 3 hari lagi untuk berpikir lagi apakah akan mencari puing pesawat dan korban Sukhoi SuperJet 100 sendiri atau tidak.
Setelah 10 hari mengevakuasi korban Sukhoi SuperJet 100, akhirnya operasi evakuasi dihentikan. Sebab di lokasi kecelakaan sudah tidak ditemukan korban. Inilah 'catatan harian' Basarnas dalam operasi evakuasi Sukhoi itu.
Operasi evakuasi korban Sukhoi SuperJet 100 telah dihentikan mulai Jumat sore ini. Namun jika pihak Rusia ingin mengumpulkan puing-puing pesawat, maka Indonesia siap membantu.
6 Orang sudah dikirim Divisi Tanggap Darurat Partai Demokrat untuk membantu evakuasi korban Sukhoi. Namun mereka sudah ditarik dari lokasi. Jika waktu evakusi diperpanjang, PD akan kembali mengirimkan tim.
Proses pencarian FDR atau data perekam penerbangan pesawat Sukhoi SuperJet 100 masih terus dilakukan di sekitar lokasi kecelakaan. Pencarian tetap dilakukan meskipun evakuasi korban nantinya dihentikan.
Pihak Rusia meminta agar tim Basarnas juga membawa puing Sukhoi Superjet 100 dari lereng Gunung Salak, Bogor. Tapi kiranya permintaan itu akan sulit dipenuhi. Lereng di Salak memiliki medan yang berat.