Mengikuti rombongan Wapres JK ke Makkah, bukan sekadar perjalanan spritual, tetapi juga membawa kenangan. Kebetulan ada Karni, Gatot, dan saya yang kebetulan mantan wartawan Majalah Tempo.
Suasananya santai saja. Di sebuah Zamzam Cafe di Hotel Dar Al Tawhid, Makkah. Bersama Wapres JK, kami berdiskusi mengenai masalah yang sedang seksi dibahas di Indonesia: demokrasi.
Tak bisa sembarangan orang bisa masuk ke dalam Kabah di Masjidil Haram. Kebetulan ketika Presiden SBY masuk Kabah, saya didorong petugas keamanan memasukinya. Hati berdebar-debar, tubuh saya gemetar.
Di tengah suasana Masjidil Haram yang lengang dengan ditemani udara dingin, saya menjalankan ibadan umroh bersama Wapres JK. Tahalul menandai akhir umroh. Wapres JK melakukan tahalul untuk saya.
Hasil Pilkada Sulsel masih jadi masalah. Kedua kubu masih bertikai. Wapres JK ingin mendamaikan Syahrul dan Amin Syam. Namun, keinginan JK itu tidak terlaksana.