Eskalasi konflik di Timur Tengah mengganggu pengiriman obat kanker dan vaksin. Bandara ditutup, logistik kesehatan terancam, pasien berisiko kehilangan terapi.
Nama Mohammad Bagher Ghalibaf jadi sorotan usai dirumorkan membuka negosiasi dengan Amerika Serikat. Siapa sebenarnya ia? Ini perjalanan karier dan retorikanya.