ICMI satu suara dengan Perserikatan Bangsa Bangsa tentang gonjang-ganjing di Libya. ICMI juga sependapat dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, hendaknya Libya meniru Indonesia.
Putra pemimpin Libya Muammar Khadafi, Seif al-Islam Khadafi mengingatkan pasukan negara-negara Barat untuk tidak melancarkan aksi militer terhadap Libya.
Demonstrasi yang melanda Oman tak luput dari perhatian AS. Pemerintahan Barack Obama mendesak pemerintah Oman untuk menahan diri dan terus melanjutkan reformasi.
Pemerintah Amerika Serikat telah membekukan sedikitnya US$ 30 miliar (sekitar Rp 263 triliun) aset-aset Libya. Ini merupakan pembekuan aset asing terbesar sepanjang sejarah AS.
Pemimpin Libya Muammar Khadafi merasa dikhianati oleh Amerika Serikat yang terang-terangan menyerukan dirinya mundur. Khadafi pun menuding AS ingin menduduki Libya.
Pemerintah AS benar-benar ingin melihat Muammar Khadafi terguling. AS pun siap memberikan bantuan untuk rakyat Libya yang berupaya menggulingkan Khadafi.