Ketua Komisi VI DPR RI Hafisz Tohir mengatakan, rapat ini untuk mendalami latar belakang dan tujuan penggunaan pinjaman dari pemerintah China US$ 3 miliar.
Margin alias selisih keuntungan perbankan milik negara masih tinggi. Hal ini membuat bunga kredit yang diberikan kepada nasabah masih tinggi dan sulit turun.