Nama Din Syamsuddin kembali mencuat setelah membentuk Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Din memiliki hubungan panas-dingin dengan Presiden Jokowi).
"Di samping menyalahi aturan, praktik melibatkan perwakilan asing dalam gerakan berbau politik juga berbahaya untuk internal dalam negeri," kata Meutya Hafidz.
Pernyataan Gatot Nurmantyo soal oligarki kekuasaan dalam acara deklarasi KAMI dinilai akibat kepentingan politik mantan Panglima TNI itu tak terakomodasi.