Dalam pertemuan tersebut, Airlangga mengharapkan dukungan dari Tiongkok, terlebih di tengah tensi geopolitik yang meningkat akibat konflik Rusia-Ukraina.
Bank Dunia mengatakan ekonomi Ukraina akan terkontraksi hampir setengahnya karena serangan Rusia. Dana bantuan miliaran dolar pun telah diberikan ke Ukraina.