Penyadapan yang terjadi di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Jokowi berada di antara fakta dan pencitraan. Banyak kemungkinan mendasari latar belakang penyadapan itu, tidak tertutup kemungkinan sang pelaku berasal dari lingkungan Jokowi itu sendiri.
Hujan yang terus mengguyur wilayah DKI Jakarta mulai mengakibatkan genangan di ruas jalan. Alhasil salah satu wilayah di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengalami genangan.
Penyadapan di rumah dinas Gubernur DKI Jokowi membuat heboh. Penyadapan yang pertama kali diungkapkan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo ini menuai reaksi dari beberapa tokoh.
Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menganggap isu penyadapan di rumah Gubernur DKI Jakarta Jokowi sebagai ajang cari perhatian. Dia pun menantang Jokowi melaporkan hal ini ke pihak berwajib.
Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno menilai penyadapan yang dilakukan di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dilakukan karena kans PDIP memenangkan Pemilu. Tapi Hendrawan berpesan pada lawan politik PDIP agar bersaing sehat.
Penyadapan rumah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih misterius. Namun 'target operasi' penyadapan tetap bersikap santai. Begitu juga dengan istrinya Iriana yang mengaku tak khawatir.
Popularitas Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo menurut Survei Pusat Data Bersatu (PDB) masih tinggi. Namun elektabilitasnya turun sejak 6 bulan terakhir, apa sebabnya?
Gubernur DKI Joko Widodo mengaku menemukan alat penyadap di rumah dinas dan kantornya. Melihat lokasi ditemukannya alat penyadap itu, bisa jadi pelakunya orang yang berada di lingkungan dalam eks Wali Kota Solo itu.
Ditemukan alat sadap di tiga tempat dalam rumah Gubernur DKI Jakarta Jokowi pada Desember 2013 menurut Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. Hal tersebut disangsikan oleh Wasekjen PD Ramadhan Pohan karena baru sekarang diungkap.