"Kalau ada yang belum bayar tidak kami denda, dan kalau menunggak tidak kami sita. Tapi sekarang rasio pembiayaan macet kami kecil sekali tidak sampai 1/2%,"
"Saya temukan kemarin saat menggali pondasi rumah. Awalnya saya kira batu biasa, namun pas saya gali lebih dalam ternyata sebuah patung," kata Syahdan.
"Kadang saya menggendong pakaian 2 minggu tak ada yang laku. Ada seragam yang masih bagus juga tidak laku. Jadinya saya potongi jadi lap, saya jual Rp 3 ribu."
Melalui tangan Hery Subakri, produk-produk untuk anak-anak yang tumbuh di era sebelum milenium kembali muncul dan menjadi peluang bisnis yang menggiurkan.