Airlangga mengatakan isi pertemuan Jokowi dan para ketum pada Mei lalu membicarakan keberlanjutan pemerintahan saat negara diperintah Prabowo-Gibran nanti.
SYL meminta Jokowi, Ma'ruf Amin, hingga Jusuf Kalla menjadi saksi meringankan bagi dirinya. Pihak Jokowi dan JK sama-sama menilai permintaan itu tak relevan.