Bencana akan membuat investor Jepang menunda rencana investasinya di luar negeri termasuk ke Indonesia. Namun secara jangka panjang, Jepang masih membutuhkan negara lain untuk ekspansi usahanya.
Fitch Ratings baru-baru ini memperbaiki outlook Indonesia dari 'stabil' ke 'positif'. Untuk kelanjutan kenaikan peringkat menyusul perbaikan outlook itu, menteri keuangan Agus Martowardojo memilih pasrah.
Pemerintah Jepang menegaskan akan terus membuka bursa sahamnya meskipun terus anjlok dalam 2 hari terakhir, karena investor panik akan krisis nuklir yang terjadi.
Ekonomi Jepang hadapi cobaan berat menyusul bencana alam bertubi-tubi. Ekonomi Jepang terancam mengalami stagflasi dan biaya untuk mengatasi krisis diprediksi mencapai Rp 1.600 triliun.