Utang RI sudah mencapai US$ 134,85 miliar. Namun pemerintah dinilai bersikap masa bodoh dan belum memiliki visi dan komitmen untuk penyelesaiannya. Duh!
Industri otomotif tampaknya "ogah-ogahan" menyukseskan gerakan hemat energi. Mereka tidak akan menurunkan produksi kendaraan bermotornya atas nama hemat energi dengan alasan tingginya permintaan pasar.
DPR sepertinya tak mau sendirian dihujat media massa terkait studi banding ke luar negeri. DPR pun mempersoalkan rencana KPI yang akan studi banding ke manca negara dengan biaya Rp 3,547 miliar.
Kritis, berani dan jujur. Begitulah sosok seorang pemuda di awal tahun 1960-an, Soe Hok Gie. Dalam pandangannya, Presiden Soekarno adalah lanjutan dari pada raja-raja Jawa. Beristri banyak dan mendirikan keraton-keraton dan lain-lain. Tajam!