"Begitu gempa dirasakan, KAI segera menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) pada perjalanan kereta api dan melakukan koordinasi lintas unit," kata Anne.
Polisi menduga korban sengaja menabrakan diri ke kereta. Korban juga menuliskan surat wasiat yang berisi permintaan dimakamkan satu liang dengan ibunya.
Banjir di jalur KA Gubug-Tegowanu mengganggu empat perjalanan kereta di Daop 8 Surabaya. KAI memberlakukan pembatasan kecepatan dan pemantauan berkala.