Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya selama H-7 hingga H+1 lebaran, diprediksi mengalami penurunan. Sejak H-7 hingga H+1, terjadi kecelakaan sebanyak 18 kasus.
Anggota DPR RI, Kemal Azis Stamboel prihatin dengan kecelakaan pemudik yang meningkat drastis tahun ini. Pemerintah diminta serius membenahi sarana tranportasi massal.
Korban kecelakaan saat mudik terus bertambah. Hingga H+1 Lebaran atau 1 September 2011, tercatat 490 orang yang meninggal atau meningkat 57 orang dari hari sebelumnya.
Sebanyak 388 kasus kecelakaan terjadi di Jawa Timur selama H-7 hingga H+1 lebaran 2011. Rinciannya, 57 orang meninggal dunia, 72 orang luka berat dan 269 orang luka ringan dan kerugian material Rp 1,3 miliar.
Angka korban kecelakaan mudik Lebaran masih terus bertambah. Sejak tanggal 23-31 Agustus 2011, ada 433 orang meninggal dunia dan ribuan orang luka-luka.
Kementerian Perhubungan mengklaim jumlah keterlambatan penerbangan (delay) pesawat berkurang, meskipun aturan asuransi delay baru akan diterapkan 3 bulan lagi.
Korban pemudik yang tewas dalam kurun waktu H-7 (24/8) hingga H-2 (29/8) jalur darat di tahun ini sudah mencapai 345 orang. Jumlah ini melonjak pesat dibanding tahun lalu sebanyak 144 orang.
Korban luka akibat kecelakaan bus Budiman di Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah, bertambah menjadi 24 orang. Jumlah tersebut terdiri 24 luka ringan dan 2 orang luka berat.
Mudik Lebaran menelan korban jiwa. Data Posko Kemenhub menunjukkan sedikitnya 320 orang pemudik di jalur darat meninggal dunia, dan 12 orang pemudik di pelayaran tewas.