Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani sampai dapat julukan 'Bu Giman' alias Bu Gila Taman, lantaran semangatnya dalam membenahi taman-taman di Surabaya. Namun Risma juga menyelamatkan moralitas warga Surabaya dengan membasmi pelacuran.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (52) dikenal sebagai 'Super Wali' karena tangan dinginnya membenahi Kota Surabaya. Namun karena kepemimpinannya yang tegas dan berani, dia sempat diganjal para anggota dewan.
Nama Tri Rismaharini meroket seiring upayanya membenahi Kota Surabaya. Risma yang dijuluki 'Super Wali' ternyata sempat menolak diusung PDIP jadi cawalkot Surabaya tahun 2010 silam.
Karena kinerjanya yang luar biasa membangun Surabaya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini layak dapat julukan 'super wali kota' atau 'super wali'. Sayangnya, partai yang mengusungnya di Pilwakot Surabaya tak menghitung kapasitasnya.
Dulu didemo kiai karena ogah menutup lokalisasi. Kini diprotes muncikari dan PSK karena ngotot memberangus lokalisasi. Mengapa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ngotot menutup Gang Dolly?
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (biasa disapa Ibu Wali), tidaklah berlebihan untuk digelari "Super-Wali". Sebutan itu sepadan dengan autentisitas kualitas dirinya.
Proyek pembangunan dua sarana transportasi massal di Surabaya telah siap dimulai. Setelah melalui proses tender, kini Pemkot Surabaya berani menargetkan proyek ini kelar hanya dalam waktu 1,5 tahun ke depan.
Surabaya mempunyai kebun binatang yang sempat populer dan jadi idola masyarakat. Namun, dalam perjalanannya, nama besar Kebun Binatang Surabaya (KBS) sempat meredup akibat konflik internal yang berkepanjangan. Bahkan sebagian koleksinya mati. Apa mimpi Walikota Tri Rismaharini soal taman satwa ini?
Keinginan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menutup beberapa titik lokalisasi di Kota Pahlawan tak pernah surut. Dalam waktu dekat, area lokalisasi Dolly akan diubah jadi kawasan smart city.