Luhut dan warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu juga turut merayakan kemerdekaan Republik Indonesia. Di depan warga, Luhut mengenang masa-masa sulitnya.
"Saya diantar orang tua yang menangis. Mereka tidak keberatan saya berpihak kepada Indonesia. Mereka keberatannya saya pergi jauh," kata perempuan Belanda ini.